Terakhir Bersamamu

June 22, 2012 By Puisi Cinta

Duduk aku terdiam di antara rindu dan bayanganmu
Dinding di hadapan ku bisu dan membeku
Angin tak pernah kembali bisikan kabar mu sejak saat itu
Saat terakhir kau berlalu tanpa senyum atau tatapan sendu kesukaan ku

Entah mengapa kau begitu?
Padahal itu terakhir kau dihadapan ku
Hendak ku ucapkan sesuatu saat itu
Bukan canda yang biasa renyahkan tawa mu
Bukan pula rayuan maut yang slalu kau anggap gombal
Atau bisikan mesra yang membuatmu terlena

Ini ungkapan cinta atau sejenisnya yang tulus
Yang takkan ku ukis dengan puitis
ini bisikan hati yang lama ingin ku ungkapkan pada mu
Meski itu naif bagi mu

Namun kini tinggalah aku sendiri dan rindu
Yang mungkin takan sampai pada mu
Hanya sedikit harap kau bisa merasakan..
To..merpati berparuh jingga..Lope_denici..

Puisi Terakhir Bersamamu Oleh: ~ Owell ~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s